
Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas calon guru profesional melalui kegiatan Seminar Pendidikan: Peningkatan kompetensi bertajuk “Guru Berjiwa Entrepreneur: Membangun Kreativitas, Kemandirian, dan Peluang dalam Dunia Pendidikan”. Kegiatan ini diselenggarakan bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Semester 1 pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Resort Sari Papandayan Cisurupan Garut.
Seminar menghadirkan narasumber Dr. Rahyuniati Setiawan, S.Pd., M.M. yang memberikan wawasan mengenai pentingnya membangun karakter guru yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur, kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Beliau menekankan bahwa konsep guru entrepreneur bukan sekadar berorientasi pada bisnis, melainkan memiliki pola pikir kreatif dalam melihat peluang, mampu menciptakan inovasi pembelajaran, serta mandiri dalam mengembangkan potensi diri dan lingkungan sekolah. Guru yang memiliki jiwa entrepreneur diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pendidikan, termasuk dalam pengembangan media pembelajaran, pengelolaan program sekolah, hingga penguatan karakter peserta didik.
Selain itu, peserta seminar juga diberikan motivasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas sebagai keterampilan utama yang harus dimiliki calon guru masa kini. Menurut Dr. Rahyuniati, guru profesional perlu terus belajar dan mengembangkan kompetensinya agar mampu bersaing serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa PPG. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan pendidikan di era digital, peluang inovasi pembelajaran, serta strategi membangun kemandirian sebagai pendidik profesional.
Dengan terselenggaranya seminar ini, IPI Garut berharap para calon guru tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat kewirausahaan, kreativitas, dan kepemimpinan yang dapat memberikan dampak positif bagi sekolah, masyarakat, dan perkembangan pendidikan Indonesia di masa depan.

