
Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas calon guru melalui seminar pendidikan bertema “Inovasi Penyusunan Media Ajar Interaktif untuk Mendukung Pembelajaran Abad 21”. Seminar ini diikuti mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Semester 1 di Resort Sari Papandayan Garut sebagai bagian dari penguatan kompetensi calon guru profesional di era digital.
Materi seminar disampaikan oleh Dr. Ayu Puji Rahayu, M.Pd. yang menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah dunia pendidikan secara signifikan. Peserta didik saat ini hidup di era digital dengan karakteristik sebagai digital native, visual learner, serta terbiasa dengan interaksi cepat melalui teknologi. Karena itu, pembelajaran konvensional dinilai mulai kurang efektif sehingga guru perlu menghadirkan media pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan sesuai perkembangan zaman.
Dalam pemaparannya, Dr. Ayu menekankan pentingnya media ajar interaktif untuk membantu memvisualisasikan konsep abstrak, meningkatkan motivasi belajar, memperjelas materi, serta mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Media interaktif juga dinilai mampu meningkatkan interaksi siswa melalui kegiatan bertanya, berdiskusi, mengeksplorasi, dan mencoba secara langsung.
Peserta seminar juga dibekali pemahaman mengenai kompetensi guru abad ke-21, seperti literasi digital, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, serta kemampuan memanfaatkan teknologi pendidikan. Guru masa kini tidak hanya dituntut kompeten secara pedagogik, tetapi juga menjadi inovator dan desainer pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar menarik dan bermakna bagi siswa.
Selain itu, seminar membahas berbagai jenis media ajar interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran, seperti PowerPoint interaktif, Canva, Google Sites, Quizizz, Kahoot, Google Classroom, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Gemini, dan Canva AI. Pemanfaatan AI dalam pendidikan dinilai dapat membantu guru membuat ide pembelajaran, menyusun soal, membuat media visual, hingga mendukung diferensiasi pembelajaran.
Melalui seminar ini, mahasiswa PPG diharapkan mampu mengembangkan kreativitas dan kemampuan teknologi dalam menyusun media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 sehingga dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi peserta didik.
